Tentang Kami

Sejarah Kami

Mobil produksi Nissan pun mulai masuk ke pasar otomotif Indonesia pada era 60-an ketika mereka melakukan ekspansi juga ke seluruh Asia dan benua Amerika. Namun saat itu justru bukan nama Nissan yang dibawa melainkan Datsun. Pada saat itu jumlah mobil yang diproduksi mereka untuk pasar Tanah Air hanya sekitar 750 unit saja dan distribusi dilakukan oleh PT Indokarya selaku Agen Tunggal.

Namun kemudian PT Indokarya tidak hanya berperan dalam distribusi saja. Pada 1974 mereka pun memutuskan untuk memproduksi Datsun sendiri dengan kandungan 75% bahan-bahan lokal atas anjuran pemerintah. Hingga pada 1981, agen tunggal Nissan berpindah tangan ke Wahana Wirawan dimana mereka mulai memproduksi mobil jeep dan taksi. Selang lima tahun mereka pun membentuk perusahaan distribusi Nayaka Wirawan sebelum akhirnya dibeli oleh perusahaan Indomobil Group dan mulai tahun 1989 Indocitra Buana menjadi perusahaan distribusinya.

Di era 80-an ini menyisakan unit model Datsun 620 sebagai mobil pick-up yang terkenal di Indonesia. Datsun 620 cukup populer saat itu disamping mobil Datsun lainnya seperti Datsun Sunny, Datsun Bluebird 510, Datsun 180SX dan tentu saja Datsun 280Z.

Di era 90-an Nissan mulai memasarkan mobil dengna jenis sedan di kota-kota besar Indonesia. Dengan begitu, identitas Nissan sebagai manufaktur otomotif terbesar semakin kokoh di Indonesia.